Minggu, 06 September 2026

Kode Etik Laki-Laki

Kode etik laki-laki, sebuah frasa yang baru pertama kali saya dengar dalam obrolan di podcast PWK Gofar Hilman. Frasa itu muncul ketika Gofar di protes temannya gegara membuka harga asli modifikasi mobil, konon sang teman ini menyampaikan “harga diskon” ke istrinya terkait modifikasi.

Kejadian serupa terjadi di grup WA bapak-bapak yang mengomentari harga alat pancing yang aslinya mencapai jutaan rupiah, tapi tersampaikan ke istrinya di harga ratusan ribu. Kode etik laki-laki.

Dari 2 ilustrasi nyata diatas, fenomena kode etik laki-laki banyak dialami suami-suami di semua kelompok umur.  Salah satu alasan terjadinya fenomena ini adalah kecenderungan para suami untuk menjaga agar tidak ada konflik yang dapat mengurangi level kebahagiaan dalam menikmati hobby. 

Benarkah  laki laki itu tidak suka konflik dengan istrinya? 

Secara umum hipotesa tersebut tidak sepenuhnya benar.  Menurut kajian yang dilakukan oleh John Gottman, seorang konselor pernikahan  yang  unik dibanding konseling pernikahan konvensional karena berbasis data dan riset empiris, kode etik laki-laki timbul sebagai mekanisme respon emosi dalam hubungan suami istri.  

Ada empat pola ketika terjadi komunikasi suami istri.  

Pola pertama karena ada mekanisme Demand-Withdraw (Satu Pihak Menuntut, Satu Pihak Menarik Diri), dalam setiap pola komunikasi ketika ada konflik pihak laki-laki 80% memiliki kecenderungan menarik diri dalam konflik. 

Pola kedua pria  lebih sering mengalami flooding (kewalahan emosi). Sistem Saraf Pria Mudah Terstimulasi (Overwhelmed): Saat terjadi pertengkaran, detak jantung, tekanan darah, dan hormon stres (kortisol/adrenalin) pada pria melonjak lebih cepat dan bertahan lebih lama dibanding wanita.  

​Kondisi ini disebut Flooding (kewalahan secara emosional). Menghindari pertengkaran bagi pria adalah mekanisme pertahanan tubuh (fight or flight) untuk meredakan ketegangan fisik dan emosional tersebut. 

Pola ketiga kontruksi sosial budaya. Studi psikologi sosial menunjukkan bahwa pola ini juga dipengaruhi oleh pola asuh sejak kecil:Anak laki-laki sering dididik untuk memendam emosi ("laki-laki tidak boleh menangis/mengeluh") atau diajarkan untuk menyelesaikan masalah secara praktis (problem-solving), bukan melalui diskusi emosional yang panjang.  

​Sebaliknya, wanita umumnya lebih terbiasa mengekspresikan emosi verbal dan menggunakan komunikasi untuk membangun keterikatan (connection).

Pola keempat ​ Niat Perlindungan Hubungan

​Penelitian dari Gottman juga mengungkapkan bahwa alasan pria diam sering kali bukan karena tidak peduli, melainkan karena takut memperburuk keadaan. Pria khawatir jika ia terus merespon saat emosi, ucapannya justru akan merusak hubungan atau menyakiti perasaan istrinya.

Dari keempat pola laki-laki menghadapi konflik akhirnya memunculkan kode etik laki-laki. Daripada terjadi konflik dengan segala konsekuensinya lebih baik mengurangi harga-harga menyalurkan hobby. 

Jumat, 04 September 2026

Jalan Sukses Sang Legenda

Bagi para pencinta sepak bola, nama Cristiano Ronaldo adalah simbol kesempurnaan di lapangan hijau. Fisiknya atletis, kemampuan dribbling-nya memukau, sundulannya mematikan, eksekusi tendangannya meluncur deras dan presisi. Ia adalah paket lengkap seorang megabintang.

​Namun, kilau prestasi dan nilai kontrak selangit yang dimilikinya hari ini tidak jatuh dari langit. Di balik kemewahan hidupnya, tersimpan masa kecil yang serba terbatas. Ronaldo kecil yang tumbuh di Madeira, Portugal, sering harus menahan lapar. Usai berlatih sepak bola, ia bersama kawan-kawannya sering mendatangi kedai fast food di dekat stadion untuk meminta sisa hamburger yang tak terjual dari kebaikan hati para staf di sana.

​Kesuksesan Ronaldo adalah hasil dari fondasi yang dibangun sejak dini. Di usiayang masih sangat muda, 12 tahun, ia memberanikan diri merantau meninggalkan keluarga dan tanah kelahirannya demi bergabung dengan akademi Sporting CP di Lisbon. Keputusan sulit yang menguji mental dan mendewasakannya.

​Kesaksian dari mantan rekan-rekan setimnya di Manchester United maupun Real Madrid makin mempertegas etos kerjanya. Ronaldo dikenal sebagai pemain yang selalu tiba dua jam lebih awal sebelum sesi latihan dimulai dan pulang paling terakhir. Saat pemain lain memilih menikmati liburan, ia justru memanfaatkan waktu luangnya untuk memulihkan kondisi dan mengasah ketajaman fisiknya. Dedikasi serta konsistensinya berada jauh di atas rata-rata pemain profesional lainnya.

​Perjalanan seorang Cristiano Ronaldo mengajarkan kita satu hal esensial: kesuksesan sejati bukanlah hadiah instan. Ia adalah buah dari kerja keras tanpa kompromi, kesungguhan melampaui batas, dan pengorbanan yang dilakukan secara konsisten dari hari ke hari.

Sabtu, 15 Agustus 2026

Dalam proses pengadaan barang dan jasa (PBJ) pemerintah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memiliki peran yang sangat penting. Berikut adalah rincian tugas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menurut Peraturan Presiden Nomor 26 tahun 2025

PPK bertanggung jawab penuh atas aspek teknis dan administratif dari pelaksanaan kontrak hingga penyerahan hasil pekerjaan.

Tahap Perencanaan dan Persiapan :

    • Mengidentifikasi kebutuhan barang/jasa berdasarkan kebutuhan nyata, bukan sekadar keinginan. Pada tahap ini PPK harus mengkoordinasikan dengan pengguna barang dan jasa yang akan di proses.
    • Menyusun spesifikasi teknis yang mencakup unsur mutu, jumlah, waktu, dan pelayanan
    • Menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebagai instrumen untuk menilai kewajaran harga penawaran (wajib untuk pengadaan di atas Rp100 juta). HPS dapat disusun berdasarkan survey harga pasar dan berdasarkan belanja barang/jasa yang pernah diadakan sebelumnya.
    • Menyusun rancangan kontrak dan menetapkan jenis serta bentuk kontrak yang sesuai
    • Melakukan mitigasi risiko sejak tahap perencanaan untuk menghindari risiko hukum, gagal fungsi, dan kemahalan

Tahap Pelaksanaan dan Pengendalian Kontrak:

  • Bertindak sebagai pejabat penandatangan kontrak setelah menerima pelimpahan kewenangan dari PA/KPA.
  • Mengendalikan pelaksanaan kontrak dalam aspek biaya, mutu, dan waktu.
  • Menangani keterlambatan dengan memberikan Surat Peringatan (SP1-SP3) hingga melakukan pemutusan kontrak jika diperlukan.
  • Melakukan adendum kontrak jika terjadi perubahan kondisi lapangan yang bersifat administratif maupun teknis.

Tahap Serah Terima dan Penilaian:

  • Melakukan pemeriksaan dan pengujian hasil pekerjaan (secara visual dan fungsi) sebelum menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST).
  • Wajib melakukan penilaian kinerja penyedia setelah pekerjaan selesai berdasarkan aspek kualitas, kuantitas, biaya, waktu, dan layanan.

Selasa, 09 Desember 2025

Membangun Gudang

Gudang identik dengan tempat penyimpanan barang yang pengap, berdebu, panas dan seringnya di bangun fasad dan desain kurang menarik. Menurut Warman (2010:5) gudang adalah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan, jadi gudang adalah tempat yang digunakan untuk menyimpan barang baik berupa bahan baku, barang setengah jadi atau barang jadi. Sedangkan menurut Menurut Dodi Permadi (2016) gudang merupakan bagian dari semua sistem logistik yang berperan penting dalam melayani pelanggan dengan total biaya seminimal mungkin.

Menurut Arwani (2009:23) peranan gudang dapat dikategorikan dalam tiga fungsi :

  1. Fungsi penyimpanan
  2. Fungsi melayani permintaan pelanggan
  3. Fungsi distribusi

Berdasarkan fungsi diatas, kebutuhan dalam pekerjaan saya sehari-hari, gudang yang dibutuhkan Rumah Sakit antara lain :

  1. Gudang penyimpanan perbekalan Farmasi, Bahan Medis Habis Pakai.
  2. Gudang penyimpanan Komputer supplies, bahan kebersihan ruangan.
  3. Gudang penyimpanan alat-alat medis, alat kesehatan dan alat kantor
  4. Gudang material bangunan 
Dari ke 4 jenis gudang, gudang farmasi memiliki spesifikasi khusus yang tidak bisa dijadikan satu dengan ke 3 jenis gudang lainnya.  Ketika merencanakan membangun gudang, perlu dipikirkan gudang yang tidak sekedar gudang, tapi gudang yang fungsional, dan nyaman untuk ditempati.

Berikut adalaha beberepa fasad gudang (sumber pinterest)




Rabu, 05 November 2025

Standar Akreditasi Rumah Sakit Tahun 2024


Proses akreditasi  bukan sekadar pemenuhan regulasi atau kelengkapan dokumen, tetapi merupakan wujud komitmen nyata dari seluruh jajaran pimpinan dan staf terhadap budaya mutu dan keselamatan pasien. Keberhasilan dalam akreditasi mencerminkan kesiapan rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang optimal, akuntabel, dan berorientasi pada hasil terbaik bagi masyarakat.

Kamis, 23 Oktober 2025

Mikro Manajemen : Racun Produktifitas ??


Dalam konteks pengelolaan staf modern, khususnya di lingkungan seperti RSUD di mana profesionalisme dan tanggung jawab individu sangat tinggi, mikromanajemen (pengawasan berlebihan terhadap detail terkecil dalam pekerjaan staf) bisa menjadi racun produktivitas yang akan membuat staf tidak semangat bekerja dan akan "mati perlahan"

Manajemen mikro (micromanagement) adalah gaya kepemimpinan di mana seorang manajer melakukan kontrol, pengawasan, dan perhatian berlebihan terhadap pekerjaan karyawannya, termasuk pada detail-detail terkecil.

Josh Bersin's Podcasts On Talent, Leadership, HR, and HR Technology, memberikan beberapa tips untuk pengelolaan karyawan yang baik agar terhindar dari mikromanajemen. Berikut beberapa tips yang bisa saya simpulkan dari podcast tersebut  dan dari beberapa literaturlainnya :

  • Fokus pada hasil pekerjaan. Tak perlu fokus pada jam masuk kerja atau jam pulang kerja, cukup datang dan pulang sesuai jam agar jaspel lancar tapi fokus pada penyelesaian pekerjaan. Pekerjaan di bidang penunjang selama 24 jam untuk menjamin pelayanan berjalan dengan baik.
  • Bangun rasa memiliki. RSUD dr. Soeroto adalah milik seluruh civitas, baik di pelayanan, penunjang dan tenaga manajemen lainnya. Semakin baik pelayanan diberikan, Rumah Sakit akan semakin mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan tentu saja akan mendatangkan kesejahteraan.
  • Fokus pada kepuasaan pelanggan. Pelanggan akan puas terhadap pelayanan Rumah Sakit apabila terpenuhi kebutuhannya sesuai dengan harapannya saat akan berobat. Pastikan semua staf untuk menjadikan pelanggan sebagai fokus tujuan pekerjaan.
  • Membangun kolaborasi. Tak perlu menuntut sempurna dari tim lain, pastikan bisa bekerja sama dengan baik untuk mencapai tujuan dari Rumah Sakit.
Bismillah, semoga semakin cepat belajar dan beradaptasi di lingkungan kerja baru.

Senin, 08 September 2025

Bidang Penunjang : Ruang Kerja Baru Bernuansa Belanda

Berdiri kokoh di tepi selatan Sungai Bengawan Solo, RSUD dr. Soeroto Ngawi bukan hanya sebuah fasilitas kesehatan modern, tetapi juga saksi bisu perjalanan waktu dan perkembangan pelayanan kesehatan di Kabupaten Ngawi. Sejarah rumah sakit ini merentang jauh, mengakar sejak era kolonial hingga menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terpercaya saat ini.

Jejak eksistensi RSUD dr. Soeroto sudah dimulai sejak masa penjajahan Belanda. Catatan sejarah menunjukkan bahwa cikal bakal rumah sakit ini sudah ada sejak tahun 1915 dalam wujud sebuah Balai Pengobatan.

Bahkan, ada sumber lain yang menyebutkan bahwa embrio layanan kesehatan ini sudah hadir sejak sekitar tahun 1888 sebagai rumah sakit yang ditempati oleh dokter militer Belanda, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari sejarah kota garnisun Ngawi kala itu. Lokasi rumah sakit yang strategis di Jalan dr. Wahidin No. 27 tetap dipertahankan hingga kini.

Senin 8 September 2025 menjadi hari baru di ruang kerja baru. Ruangan nyaman dengan desain khas peninggalan Hindia Belanda. Akan lebih menarik kedepannya nuansa ini dipertahankan dan di perkuat menjadi ruang kerja yang nyaman dan menyenangan.

Yang mendesak untuk dikerjakan adalah menata dokumen yang berserakan, merapikan meja kerja dan menata ulang ruang pantry dan mushola agar lebih fungsional.

Bismillah... Semoga Allah SWT memberikan kemudahan.

Kamis, 04 September 2025

Tugas Baru 2025


Tanggal ini akan selalu menjadi penanda penting dalam perjalanan karier profesional saya. Tepat pukul 16.00 WIB, di Pendopo Kabupaten Ngawi, saya resmi dilantik sebagai Kepala Seksi Penunjang Medik RSUD Soeroto.  Acara pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Ngawi, Bapak Ony Anwar Harsono, S.T., M.H..

Dalam sambutannya, Bupati Ony menekankan pentingnya rotasi dan mutasi jabatan sebagai upaya penyegaran dan peningkatan kinerja organisasi. Beliau juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk segera bekerja dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, serta senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bupati Ony berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk:

  • Memiliki integritas dan komitmen yang tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
  • Bekerja dengan cerdas, tuntas, dan berakhlak mulia.Melaksanakan program dan kegiatan dengan penuh semangat dan dedikasi.
  • Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh empati dan kemanusiaan.
Bismillah, layar sudah terkembang saatnya untuk cepat belajar agar dapat menunaikan tugas baru sebagai Kepala Seksi Penunjang Non Medik RSUD dr. Soeroto dengan sebaik-baiknya.

Senin, 25 November 2024

Pelaku Pengadaan Barang dan Jasa

Pelaku pengadaan pada kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah tertuang dalam pasal 8 Perpres Nomor 12 tahun 2021 yaitu :

  1. PA
  2. KPA
  3. PPK
  4. Pejabat Pengadaan
  5. Pokja Pemilihan
  6. Agen Pengadaan
  7. Penyelenggara Swakelola
  8. Penyedia

Ada 1 pelaku pengadaan dari Perpres No. 16 tahun 2018 yang dihapus yaitu : Pejabat Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PjPHP) dan Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP). Selanjutnya tugas PjPHP dan PPHP digantikan oleh PPK yang diatur dalam pasal 11 Perpres Nomor 12 tahun 2021

Tugas PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) selain perencaanaan, proses dan penyerahan hasil pekerjaan adalah :
  1. Menilai kinerja Penyedia
  2. Menetapkan tim pendukung
  3. Menetapkan tim ahli atau tenaga ahli
  4. Menetapkan surat penunjukan penyedia barang dan jasa